Dim Sum

Juni 4, 2010

Makanan khas satu ini dapat ditemui hampir di seluruh restaurant yang menyajikan Chinese food. Dim sum biasa disajikan sebagai sarapan dan makanan pendamping dalam acara minum teh (yum cha). Dim sum ini dihidangkan dalam porsi mungil di keranjang atau piring kecil. Ada sejarahnya, loh, kenapa dim sum hadir dalam porsi mungil.

Pada masa lalu, orang-orang yang melakukan perjalanan di jalur sutra kerap mampir beristirahat di kedai teh yang terdapat hampir di sepanjang jalan. Mulanya, sajian teh tersebut disertai oleh makanan berat. Namun orang-orang mulai berpikir bahwa paduan teh dan makanan berat tidaklah pantas karena akan membuat berat badan naik berlebihan. Akhirnya para pemilik kedai teh menggantinya dengan berbagai makanan ringan dalam porsi kecil. Sejak itulah tradisi dim sum mulai meluas.

sumber: majalah bravo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: